id philippines country page

perikanan berkelanjutan di filipina
woman fisher
mengapa filipina?
fish market
$3.3 trilyun pendapatan dari perikanan
fish catch
47% ikan ditangkap oleh nelayan dekat pantai
fishers with nets on the shore
85% nelayan berskala kecil

Dianggap sebagai pusat dari keanekaragaman hayati ekosistem terumbu karang global, perairan Filipina memiliki hampir sepuluh persen dari terumbu karang dunia, bentangan-bentangan luas hutan mangrove, dan lebih banyak Kawasan Perlindungan dibandingkan negara-negara lain.

Lebih dari 1,6 juta nelayan skala kecil dan keluarga mereka bergantung pada perairan pesisir untuk memberikan pendapatan dan rezeki. Mereka merupakan salah satu sektor yang paling miskin dan rentan di negara ini.

Tetapi, rata-rata tangkapan mereka per hari telah menurun terus selama beberapa dekade. Nelayan sekarang menghabiskan waktu lebih lama di laut, melaut semakin jauh dari rumah, dan memperoleh hasil yang lebih kecil. 

mereformasi perikanan pesisir

Bersama dengan 37 pemerintah daerah, Rare membantu para pemimpin konservasi lokal membangun Suaka Kelautan + Akses Terkelola  di mana stok ikan dapat mengalami pemulihan dan pada saat yang sama memberikan kepada nelayan insentif sosial dan ekonomi yang lebih besar untuk menangkap ikan secara lebih berkelanjutan.

kekuatan dalam kemitraan

Karya Rare di Filipina didukung oleh kemitraan dengan organisasi-organisasi sektor pemerintah maupun swasta dan kelompok-kelompok non-pemerintah. Rare bermitra dengan Kementerian Federal untuk Lingkungan, Konservasi Alam dan Keamanan Nuklir (BMU), dengan USAID, UNDP dan GEF, melalui Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina, Bloomberg Philanthropies melalui Vibrant Oceans Initiative mereka.

kampanye pemasaran sosial Rare yang berfokus pada perikanan ini benar-benar memicu semangat di antara konstituen saya dan ini membantu dalam mengubah sikap dan pola pikir mereka untuk melindungi sumber daya perikanan kita dan bukannya membiarkan kegiatan destruktif."

Walikota Felix Sy (Kota Manjuyod, Negros Oriental)

yang berhasi

  • Rare telah bermitra dengan 37 kota dalam melaksanakan kampanye konservasi yang berhasil mengubah perilaku di tingkat masyarakat terhadap konservasi perikanan pesisir. Pekerjaan kami terus menghasilkan solusi yang dapat direplikasi dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan. Pada pemberian penghargaan Para El MAR — lembaga yang memberikan penghargaan kepada Kawasan Konservasi Laut (KKL) terbaik  di negara ini — yang kelima pada tahun 2015, delapan dari dua belas finalis, termasuk pemenang utama, adalah KKL yang dibantu oleh Rare.
  • 25 pemimpin konservasi dari unit-unit pemerintah daerah, instansi nasional dan LSM telah lulus dari Program Kepemimpinan Rare Pride. Pada tahun 2016, para siswa konservasi Rare dimanfaatkan untuk melatih satu set pendukung dan mitra konservasi yang baru, penerima program Peningkatan Pengelolaan Kawasan Perlindungan, karena keterampilan pemasaran sosial mereka yang berhasil dan telah terbukti.
  • Kami bekerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintah nasional, termasuk Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam serta Departemen Pertanian — Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan.

bagaimana kita akan berhasil

Di Filipina, Rare dan para mitranya bekerja untuk mencapai hasil-hasil berikut ini sebelum tahun 2020:

  • Menciptakan akses terkelola untuk perikanan di 20 persen perkotaan di pesisir.
  • Meningkatkan pengelolaan dan perlindungan perairan perkotaan dan suaka kelautannya.
  • Meningkatkan biomassa dan kelimpahan ikan serta tutupan terumbu karang di dalam kawasan suaka laut di dalam lokasi proyek.

ikuti perjalanan kami

Proyek Kawasan Perlindungan Laut Selat Tañon 
Agustus 2016
Selat Tañon  adalah kawasan penangkapan ikan yang besar dan sangat penting bagi masyarakat Filipina. Meskipun berfungsi sebagai kawasan lindung laut terbesar di Filipina di bawah Sistem Kawasan Perlindungan Terpadu Nasional (NIPAS), Selat Tañon  tidak selalu mendapat perlakuan seperti itu. Selat Tañon  telah mengalami penangkapan ikan berlebihan dan penangkapan ilegal, serta polusi dan pembangunan industri. Kawasan Perlindungan Laut Selat Tañon  memiliki badan pengelola yang beranggotakan lebih dari 350 orang, dan karena ukuran badan pengelola dan yurisdiksi yang sangat besar, serta masalah antara badan-badan nasional dan unit-unit pemerintah daerah, sulit untuk mengatur dan membuat keputusan kolektif mengenai perlindungan Selat Tañon. Baca selengkapnya >

Cantilan, Filipina
November 2015
Cherry Ravelo-Salazar memobilisasi masyarakat Cantilan melalui serangkaian lokakarya berlatar ilmiah dengan nelayan, dan baru-baru ini mencapai suatu tonggak utama dengan menerapkan TURF+Suaka Alam pertama yang sah secara hukum di Filipina. Dengan ini, masyarakat telah membentuk rencana pengelolaan dan menggunakan billboard, pertemuan rutin, dan berbagai cara yang lain untuk memastikan kesadaran dan kepatuhan perikanan mereka. TURF+Suaka Alam dipantau 24/7 oleh relawan masyarakat. Baca selengkapnya >

Tinambac dan Cantilan, Filipina
Oktober 2015
Dua masyarakat nelayan di Filipina menyetujui Desain TURF+Suaka Alam yang pertama di Filipina. Baca selengkapnya >

rare di media

DENR mendesak LGU untuk melindungi Selat Tañon
businessmirror.com.ph
30 Agustus, 2016
Chief executive dari 17 kota pesisir dari tiga provinsi—Cebu, Negros Oriental dan Negros Occidental—menandatangani memorandum kesepakatan dengan Rare Filipina di Cebu City untuk memperkuat pengelolaan suaka-suaka laut lokal dalam Kawasan Perlindungan Laut Selat Tañon. Rare juga meluncurkan Fish Forever Flex, suatu strategi alternatif untuk pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.  Baca selengkapnya >

Mendorong Perikanan Berkelanjutan, Sepiring demi Sepiring
Inquirer.net
16 Maret, 2016
Menyadari kekuatan pembeli produk dan penikmat kuliner, organisasi non-profit Rare Filipina dan sebuah perusahaan perdagangan makanan laut Meliomar Inc. yang dipimpin oleh Swiss telah bergabung untuk mempromosikan produk hasil laut berkelanjutan dari komunitas nelayan skala kecil di provinsi Antique ke hotel-hotel dan restoran yang terkemuka di Metro Manila. Baca selengkapnya >

Dampak dan Peran Rare dalam Vibrant Oceans Initiative dari
Bloomberg Philanthropies
10 Maret, 2015
Bloomberg Philanthropies mewawancarai Brett Jenks untuk mengetahui dampak Rare di Filipina, sebagai bagian dari inovasi mereka Vibrant Oceans Initiative yang secara bersamaan melakukan reformasi perikanan lokal dan industrial. Baca selengkapnya >

 

hubungi tim filipina

3rd Floor Trends Plaza
F. Ramos St., Brgy. Cogon
6000 Cebu City
Philippines
Tel: +63 32 412 2813
Tel: +63 32 254 2574
philippines-info@rare.org

profil media sosial